APA ITU FRAMEWORK...???
Framework adalah sebuah kerangka kerja untuk mempermudah programmer dalam membuat sebuah aplikasi Web yang isinya berbagai fungsi Plugin dan konsep - konsep sehingga menjadi 1 sistem hingga terstruktur . Dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi akan tersusun dan terstruktur dengan rapi.
Namun, menggunakan framework bukan berarti kita bebas dalam membuat sebuah code.
tetapi , dengan adanya Framework kita dapat membuat program kita menjadi lebih rapi dan terstruktur karna kebanyakan Framework menggunakan MVC .
MVC ???
kali ini saya akan membahas sedikit tentang MVC , Apa itu MVC ??
MVC, atau Model View Controller, merupakan salah satu implementasi prinsip SoC untuk aplikasi yang kita kembangkan. Dalam MVC, kita membagikan bentuk aplikasi dalam tiga bagian utama, yaitu:
sekarang kita kembali membahas namanya Framework , selepas dari itu semua Framework memiliki Manfaat nya yaitu.
4. YII
Yii adalah framework (kerangka kerja) PHP berbasis-komponen, berkinerja tinggi untuk pengembangan aplikasi Web berskala-besar. Yii menyediakan reusability maksimum dalam pemrograman Web dan mampu meningkatkan kecepatan pengembangan secara signifikan.
5. Laravel
Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT, dibangun dengan konsep MVC (model view controller). Laravel adalah pengembangan website berbasis MVP yang ditulis dalam PHP yang dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan, dan untuk meningkatkan pengalaman bekerja dengan aplikasi dengan menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu.
MVC adalah sebuah pendekatan perangkat lunak yang memisahkan aplikasi logika dari presentasi. MVC memisahkan aplikasi berdasarkan komponen- komponen aplikasi, seperti : manipulasi data, controller, dan user interface.
Namun, menggunakan framework bukan berarti kita bebas dalam membuat sebuah code.
tetapi , dengan adanya Framework kita dapat membuat program kita menjadi lebih rapi dan terstruktur karna kebanyakan Framework menggunakan MVC .
MVC ???
kali ini saya akan membahas sedikit tentang MVC , Apa itu MVC ??
MVC, atau Model View Controller, merupakan salah satu implementasi prinsip SoC untuk aplikasi yang kita kembangkan. Dalam MVC, kita membagikan bentuk aplikasi dalam tiga bagian utama, yaitu:
- Model, yaitu bagian kode aplikasi yang berhubungan dengan basis data.
- View, yaitu bagian kode yang berhubungan dengan tampilan ke pengguna.
- Controller, yaitu bagian kode yang menghubungkan antara Model dan View.
sekarang kita kembali membahas namanya Framework , selepas dari itu semua Framework memiliki Manfaat nya yaitu.
- Manfaatnya dapat membantu kerja developer dalam membangun aplikasi sehingga aplikasi bisa selesai dalam waktu yang singkat.
- Penerapan Design Patterns memudahkan dalam rancangan, pengembangan dan pemeliharaan sistem
- Stability dan Reliability, aplikasi yang kita bangun lebih stabil dan handal karena berbasis pada framework yang sudah teruji stabilitas dan kehandalannya.
- Coding Style konsisten, memudahkan dalam membaca kode dan dalam menemukan bugs
- Security Concern, framework mengantisipasi dan memasang perisai terhadap adanya berbagai masalah keamanan yang mungkin timbul
- Dokumentasi, framework dapat mendisiplinkan kita untuk menulis dokumentasi untuk apa yang kita tulis
Macam - Macam Framework
- JQUERY
2. AJAX
Dengan menggunakan ajax framework anda tidak perlu lagi membuat
script ajax.
Tetapi apa yang dimaksud dengan ajax
framework? adalah lingkungan pengembangan aplikasi ajax,
didalamnya berisi sejumlah fungsi yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi ajax. misalkan fungsi
request data, mengirim data melalui form, meload halaman dll, tergantung skala
dan tujuan pembuatan ajax
framework tersebut. Ada banyak ukuran ajax framework, dari yang
paling sederhana sampai rumit. Jadi dengan menggunakan ajax framework tersebut anda
HANYA menggunakan fungsi yang sudah tersedia untuk mengembangkan web anda.
Nantinya aplikasi yang dihasilkan akan sesuai dengan kemampuan framworknya.
Jika ajax framework yang anda pilih hanya bisa
mengirim data lewat form, dan merequest data, maka aplikasi anda hanya mampu
menjalankan aksi tersebut, kecuali anda merubah ajax frameworknya.
Keuntungan Menggunakan Ajax Framework
Ada banyak
keuntungan menggunakan ajax
framework, diantara menghemat pikiran dan tenaga, kenapa? anda tidak perlu
pusing-pusing hanya karena membuat rutin-rutin ajax,
serahkan saja pada ajax
framework. Anda tinggal menggunakannya saja. Dan yang perlu diperhatikan ajax framework biasanya sudah dites, artinya
kemungkinan ada bug kecil, jika nanti ditemukan, anda tinggal mengupdate ajax frameworknya
saja. Keuntungan lain, aplikasi yang anda buat lebih terstruktur, stabil dan
mudah dikembangkan.
Kekurangan Menggunakan Ajax Framework
Selain kelebihan ada juga kekurangan. Jika anda
tidak pintar memilih ajax
framework, bukan kecepatan aplikasi yang anda dapatkan, malah aplikasi anda
terasa lambat, berat untuk diakses, kenapa? sebagian ajax framework memiliki ukuran yang besar
dengan jumlah baris kode yang banyak. file dengan banyak baris tersebut
di-include-kan pada halaman awal, maka dibutuhkan waktu khusus untuk
mendownload file ajax
framework tersebut. Saya sempat ragu ketika menggunakan ajax framework yang melebihi
100kb, karena saya pikir aplikasi saya menjadi lebih lambat. Lebih bagus
memang, tetapi bagi saya tujuan penggunakan ajax
sendiri adalah untuk mempercepat proses browsing, kalau menggunakan ajax framework malah lebih
lambat, ya sama saja.
3. CONDEIGNITER
CodeIgniter (CI) sebuah
framework untuk programmer yang ingin membangun website dengan PHP. CI
merupakan langkah cepat untuk membuat sebuah website daripada membangun sebuah
website dengan alur koding yang biasa. Dengan mempaketkan library-library, alur
pemrograman akan terstruktur dan logika bisnis/proses akan lebih mudah
dimengerti oleh developer/programmer lain. CI telah mempaketkan itu semua
sehingga mampu meminimalisirkan jumlah koding yang dibangun.
Kelebihan dari CodeIgniter
- Gratis.
CodeIgniter dilisensikan dibawah lisensi Apache/BSD style open source license, ini berarti kita dapat menggunakannya sesuai dengan keinginan kita.
- Berjalan
di PHP versi 4 dan 5.
Sekarang ini PHP sudah mencapai versi ke 5, meskipun begitu masih banyak orang yang tetap menggunakan PHP versi 4, oleh sebab itu CodeIgniter dikembangkan agar tetap kompatibel dengan PHP versi 4 dan dapat dijalankan pada PHP versi 5.
- Ringan dan cepat.
Secara default CodeIgniter hanya berjalan dengan me load beberapa pustaka saja, dengan demikian hanya membutuhkan resource yang sedikit sehingga ringan dan cepat dijalankan. Pustaka-pustaka lain yang nantinya akan digunakan bisa di load sesuai dengan kebutuhan.
- Menggunakan MVC.
CodeIgniter menggunakan lingkungan pengembangan dengan metode Model View Controller (MVC) yang membedakan antara logika dan presentasi/tampilan, sehingga tugas bisa lebih mudah dipecah-pecah. Ada bagian yang khusus membuat tampilan dan bagian yang membuat core programnya.
- Dokumentasi.
Salah satu hal yang bisa dijadikan barometer apakah sebuah aplikasi benar-benar dikembangkan atau tidak bisa dilihat dari dokumentasinya. Dalam hal ini CodeIgniter sangat luar biasa, terdapat dokumentasi yang sangat lengkap tentang semua hal yang ada dalam CodeIgniter. Mulai dari langkah instalasi sampai dokumentasi fungsi-fungsi nya tersedia. Adanya dokumentasi sangat memudahkan bagi pemula dalam mempelajari lingkungan pengembangan website dengan CodeIgniter.
- Pustaka yang lengkap.
CodeIgniter dilengkapi dengan berbagai pustaka siap pakai untuk berbagai kebutuhan, misalnya saja koneksi database, email, session dan cookies, keamanan, manipulasi gambar dan banyak lagi.
4. YII
Yii adalah framework (kerangka kerja) PHP berbasis-komponen, berkinerja tinggi untuk pengembangan aplikasi Web berskala-besar. Yii menyediakan reusability maksimum dalam pemrograman Web dan mampu meningkatkan kecepatan pengembangan secara signifikan.
5. Laravel
Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT, dibangun dengan konsep MVC (model view controller). Laravel adalah pengembangan website berbasis MVP yang ditulis dalam PHP yang dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan, dan untuk meningkatkan pengalaman bekerja dengan aplikasi dengan menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu.
MVC adalah sebuah pendekatan perangkat lunak yang memisahkan aplikasi logika dari presentasi. MVC memisahkan aplikasi berdasarkan komponen- komponen aplikasi, seperti : manipulasi data, controller, dan user interface.
- Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain.
- View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa dikatakan berupa halaman web.
- Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view.
Beberapa fitur yang terdapat di Laravel :
- Bundles, yaitu sebuah fitur dengan sistem pengemasan modular dan tersedia beragam di aplikasi.
- Eloquent ORM, merupakan penerapan PHP lanjutan menyediakan metode internal dari pola “active record” yang menagatasi masalah pada hubungan objek database.
- Application Logic, merupakan bagian dari aplikasi, menggunakan controller atau bagian Route.
- Reverse Routing, mendefinisikan relasi atau hubungan antara Link dan Route.
- Restful controllers, memisahkan logika dalam melayani HTTP GET and POST.
- Class Auto Loading, menyediakan loading otomatis untuk class PHP.
- View Composer, adalah kode unit logikal yang dapat dieksekusi ketika view sedang loading.
- IoC Container, memungkin obyek baru dihasilkan dengan pembalikan controller.
- Migration, menyediakan sistem kontrol untuk skema database.
- Unit Testing, banyak tes untuk mendeteksi dan mencegah regresi.
- Automatic Pagination, menyederhanakan tugas dari penerapan halaman.
Comments
Post a Comment